1.
Amnionitis dan korioamnionitis
a.
Tanda gejala:
1) Demam
maternal
2) Takikardi
maternal
3) Takikardi
janin
4) Nyeri
tekan uterus
5) Peningkatan
suhu vagina (lebih hangat bila disentuh)
6) Cairan
amnion berbau busuk
b.
Manajemen:
a.
Fasilitasi kelahiran dalam 24 jam
setelah diagnosis ditegakkan
b.
Induksi oksitosin untuk mempersingkat
waktu persalinan
c.
Pecahkan cairan amnion yang ada di
serviks uteri jika ada
d.
Alat elektronik pemantauan internal
janin
e.
Hidrasi larutan D5 RL per IV
f.
Ukur VS tiap jam
g.
SC diperlukan bila perkembangan untuk
dilakukan kelahiran per vagina buruk, atau kondisi maternal atau fetal
memburuk.
h.
Pertimbangkan terapi antibiotik seperti
penisilin G secara IV, jika kelahiran masih jauh
i.
Beritahukan dokter anak untuk kelahiran
2.
Takikardia pada Janin
Adalah
kondisi dimana denyut jntung janin > 140 bpm dalam 10 menit atau lebih
(Varney, 2002).
a.
Penyebab:
1) Prematuritas:
usia gestasi <28 minggu="minggu" span="span">28>
2) Demam
maternal
3) Hipoksia
janin-dikaitkan dengan peningkatan DJJ; mungkin merupakan indikator awal
terjadinya stres janin; jika peningkatan menjadi persisten, maka terjadi stres
janin.
4) Pengobatan
maternal (terbutain, ritodrin, teofilin, hidralazin, atenolo)
5) Anomali
jantung janin
6) Dehidrasi
maternal
7) Diabetes
ketoasidosis
8) Anemia
janin (Isoimunisasi Rh: perdarahan feto-maternal, abrupsio plasenta)
9) Hipertiroidisme
material
3.
Bradikardia
Adalah
apabila DJJ < 120 bpm selama > 100 menit (Varney, dkk, 2002).
a. Penyebab:
1) Hipotermia
maternal
2) Kompresi
tali pusat janin (prolaps tali pust, kompresi tali pusat secara lengkp atau
intermiten)
3) Hipoksia
atau asfiksia janin-biasanya didahului oleh pol DJJ yang tidak adekuat dan
penurunan variabilitas.
4) Anomali
jantung janin
5) Pengobatan
maternal (propanolol, anestesia lokal)
b. Manajemen:
1) Kaji
tanda-tanda distres janin tambahan
2) Periksa
adanya prolaps tali pusat
3) Kaji
durasi bradikardia
4) Ubah
posisi maternal jika diindikasikan
5) Berikan
O2 kepada ibu
6) Konsultasikan
kepada dokter
Tidak ada komentar:
Posting Komentar